Komparasi Efektifitas Penggunaan Waterproofing Membran, Brusbond Flex dan Nitroproof 600pf Pada Proyek Gelanggang Inovasi dan Krativitas Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Penulis

  • Eva Sundari Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Yos Soedarso Surabaya, Indonesia
  • Tranggono Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Yos Soedarso Surabaya, Indonesia
  • Marjuni Dwi Prasetya Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Yos Soedarso Surabaya, Indonesia

Abstrak

Kompleks Pegunungan Tengger dengan Gunung Bromo merupakan wisata utama kabupaten Pasuruan, yang mengakibatkan peningkatan volume lalu lintas dari tahun ke tahun khususnya pada ruas Jalan Ahmad Yani – Jalan Dokter Soetomo, maka dari itu mengakibatkan menurunnya kualitas jalan. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Untuk mengetahui lalu lintas harian rata-rata dan nilai kelas pada beberapa ruas di kabupaten pasuruan. 2) Untuk mengetahui jenis kerusakan yang terjadi di ruas jalan yang diteliti. 3) untuk mengetahui nilai kondisi pada ruas jalan yang diteliti. Penelitian ini menggunakan penilaian kerusakan jalan berdasarkan metode Bina Marga dengan data survei yang terkumpul meliputi data LHR dan data kerusakan jalan. Hasil penelitian dari ruas Jalan Ahmad Yani – Jalan Dokter Soetomo memiliki nilai kelas LHR sebesar 4 dengan nilai LHR sebesar 1234 smp/jam. Sedangkan jenis kerusakan sepanjang jalan tersebut yang paling mendominasi adalah retak buaya sebesar 376,96 m² dan mempunyai nilai urutan prioritas sebesar 8. Penelitian ini mengkaji komparasi efektifitas penggunaan waterproofing Membran bakar, Brushbond Flex, dan Nitroproof 600 PF, secara keseluruhan perbedaan material waterproofing yang digunakan pada area Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tampaknya memiliki efektifitas dari masing- masing material. Efektifitas penggunaan waterproofing pada proyek pembangunan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada Yogyakarta memiliki keunggulan masing- masing yang dimana waterproofing membran lebih murah biayanya dengan volume 26.150 m² (area yang datar) dengan tenaga 50 orang dislesaikan dalam waktu 21 hari, untuk waterproofing Brushbond Flex biaya terjangkau dengan volume 3.214 m² (area tangga, tribun dan sudut plat dengan dinding) diselesaikan dalam waktu 14 hari akan tetapi tidak dapat menahan akar pohon sedangkan Nitroproof 600 PF dengan biaya yang lebih mahal dengan volume 2.420 m² (area planterbox, termasuk dinding) dengan tenaga 20 orang diselesaikan dalam waktu 14 hari dengan pengaplikasiannya lebih mudah dan tidak menunggu waktu pengeringan primer karena pada waterproofing ini tidak menggunakan primer dan untuk pekerjaan sudutan lebih mudah menggunakan waterproofing cair atau liquid. Waterproofing yang paling efektif digunakan pada proyek pembangunan Gelanggang Inovasi dan kreativitas universitas Gadjah Mada dengan mengedepankan waktu dan mutu adalah waterproofing cair atau liquid Brushbond Flex dan Nitroproof 600 PF. Dengan waterproofing liquid dan powder menawarkan efisiensi waktu pemasangan yang lebih baik, terutama untuk area yang bersudut dan susah dijangkau, serta kemudahan dalam pemasangan dan pemeliharaan.

Unduhan

Diterbitkan

2023-03-31

Terbitan

Bagian

ORIGINAL RESEARCH